Forum Posts

Kwon
Elite
Elite
Jul 21, 2021
In UNIVERSAL GENEVE
Kurang lebih sekitar 1 tahun lalu, saya mulai tertarik dengan jam tangan Polerouter. Semuanya berawal dari temen saya ketika dia mengakuisisi sebuah Polerouter ref. 204605/2 (case emas dan dial hitam yang super elegan dan classy). Bener-bener love at first sight deh... Dari sisi desain, saya cukup terkesima oleh design language pada Polerouter tersebut karena memiliki lekukan lugs yang indah (jenis lyre lugs), desain dial yang unik (kombinasi cross hair dan inner bezel yang bener-bener out-of-this-world) serta detil engraving bola dunia di bagian belakang jam tangan yang bikin saya penasaran sama sejarahnya. And yep, that was the moment which got me into this rabbit hole into 'Polerouter' wonderland... Karena udah completely hooked sama keindahan jam tangan Polerouter dan karena semakin seringnya saya riset dan belajar tentang sejarah, desainer serta fungsi dari jam tangan ini, akhirnya saya memutuskan untuk ngerelain semua jam tangan koleksian saya karena ingin fokus koleksi Polerouter (yang honestly harganya makin lama makin naik terus... Termasuk di Indo. Terpaksa jual-jualin deh koleksi yang sekarang). Dan setelah sekitar 8 bulan pencarian saya, berikut beberapa koleksi Polerouter saya yang mau saya share ke temen-temen sekalian. Do share your thoughts about them, or if you have any Polerouters of your own, let's converse! It's always a pleasure to talk to Polerouter enthusiasts! Polerouter Jet ref. 204602-1 (Late Serial) Polerouter pertama saya adalah sebuah Polerouter tipe Jet yang diproduksi di kisaran tahun 1955-1960. Polerouter Jet bukanlah tipe Polerouter yang banyak digemari masyarakat umum karena beberapa aspek, seperti lugs nya yang lurus (tidak twisted) dan dial yang simple (tanpa inner bezel). Tetapi bagi saya, dialnya yang sudah aging dan memiliki patina warna coklat krim seperti ini sulit ditolak karena memiliki aura dan karakter yang khas, dan mungkin tidak dapat ditemukan di Polerouter lainnya. Ditambah lagi mesin Microtor cal. 215-2 nya sangat kinclong dan headnya pun original. And so without thinking too much, I acquired my first ever Polerouter! Polerouter Date ref. 869115-2 Pada tanggal 25 Januari tahun ini, saya berpapasan dengan salah satu tipe Polerouter yang sangat amat unik dan jarang ditemukan, khususnya di Indonesia. Polerouter ini cukup bermakna buat saya karena saya telat dalam mengakuisisinya dan sempat diambil buyer lain. Fueled by so much enthusiasm and persistence, I've managed to find the buyer's information and got in touch with him. Walau pada awalnya buyer tersebut tidak ingin melepas Polerouternya, entah bagaimana terjadilah sebuah intervensi ilahi yang membuat buyer tersebut akhirnya mau menjual jam tangannya ke saya. And there goes my 2nd Polerouter - A Polerouter Date ref 869115-2 with a unique case shape, horizontal-lined dial and screw down crown. Wanna know a fun fact about this bad boy? Jam ini hanya diproduksi dari tahun 1966-1967. Yes, cuma setahun masa produksinya! Ga heran kalau tipe ref yang satu ini sangat rare. Polerouter Super ref. 869112 (Non Super Dial) Kurang lebih sebulan setelah saya mengakuisisi Polerouter kedua saya, saya berkesempatan untuk menemukan tipe Polerouter yang tidak lazim yang membuatnya sangat collectible. Cheers to Berdetikco who was able to bring this beautiful piece to Indonesia (do check his blog and Instagram)! Ini adalah sebuah Polerouter Super tanpa wording 'Super' yang terdapat di dialnya dan berbeda dari reference Polerouter Super lainnya. Diproduksi di atas tahun 1970, Polerouter Super ini merupakan salah satu Polerouter paling modern yang memiliki ciri khas khusus seperti lugs yang tebal, logo UG yang gemuk (fat UG logo), big stepped crown, original bracelet yang terlihat unik serta dilengkapi dengan movement Microtor cal 1-69. Dan walaupun jam tangan ini memiliki beberapa retakan internal pada kacanya, saya memutuskan untuk tidak menggantikannya supaya mempertahankan originalitas dan karakternya. This piece reminds me to always be strong, no matter what the circumstances are! In the end, we can always make it through in life! Polerouter Date ref. 204605-2 Setelah 5 bulan yang panjang dan penuh kesabaran berburu koleksi Polerouter, salah satu teman dekat saya menawarkan koleksi Polerouter pribadinya, yang merupakan sebuah ref 204605-2 dari tahun 1960-1966. Ini adalah Polerouter Date dengan case emas dan twisted lugs pertama yang saya miliki. How can I not like this beautiful example! Casenya solid (minim scratch), dialnya bersih tanpa ada minus, kacanya ori (masih terdapat logo UG di tengahnya) and the caseback still displays its reference number as well as the signature Polerouter globe engraving! This is definitely going to be my go-to watch when attending a formal occasion. Polerouter Genève Next up is my Universal Genève box, papers and tag. It's a work in progress karena saya belum memiliki jam yang sesuai dengan kelengkapan dibawah ini. Tapi seperti yang kalian bisa lihat, khususnya di papersnya, UG really did put so much attention when producing Polerouters back then! Maka dari itu, pastinya inceran berikut saya adalah sebuah Polerouter tipe Genève. Would mean a lot to be able to find one, jadi bagi kalian yang mungkin punya atau memiliki kenalan yang mau melepas Polerouter Genèvenya, monggo hubungi saya ya! (fingers crossed)... Intinya, Polerouters will always have a special place in my collection, mainly because 1) mereka memiliki nilai sejarah yang sangat relevan, 2) dibuat dan didesain oleh Gerald Genta (seorang icon di dunia horologi yang juga mendesain jam lain seperti Audermars Piguet Royal Oak dan Patek Philippe Nautilus), serta 3) desainnya yang sangat timeless dan tidak pernah out-of-fashion. I hope I didn't bore you and I hope you like what you read... Till then, take care and stay safe #watchfam! Kwon. IG. @nextofkin.id
Seeking, Acquiring & Collecting: My Fantastic 4 Polerouters content media
7
8
231
Kwon
Elite
Elite
Jul 10, 2021
In General Discussion
Salam Horologi! Kembali lagi dengan saya Kwon dari Next of Kin. Kali ini saya akan mereview beberapa brand jam tangan lokal yang menurut saya patut diulas dan di-highlight. Dan sebelum saya memulai artikel berikut ini, sedikit disclaimer bahwa semua pembahasan ini adalah berdasarkan pendapat dan opini saya pribadi. So if you have anything to add or discuss, feel free to leave a comment down below! Siapa sangka, ternyata ada beberapa merek jam tangan buatan anak bangsa yang kece-kece dan wajib diacungi jempol, antara lain seperti Briliont Watches, Soldat Watch dan Lima Watch. Yuk, kita pelajari brand-brand tersebut dan mengintip sedikit banyak koleksi artikel dan produk yang mereka miliki! Briliont Watches Did you know? Tidak banyak yang mengetahui bahwa Briliont Watches adalah produsen jam tangan lokal yang didirikan oleh owner dari Lawasless, yang juga merupakan salah satu online watch seller ternama di Indonesia. Briliont Watches adalah salah satu pionir dalam desain jam tangan yang mengusung tema military diver's watch di Indonesia. Jam tangan Briliont berdiameter 41 mm, memiliki ketebalan 10 mm dan terbuat dari solid stainless steel 316L dengan kombinasi ceramic bezel yang berwarna hitam. Lalu, mesin yang digunakan adalah mesin Automatic Swiss ETA 2824-2 yang juga cukup robust dan reliable. Kalau menurut saya, Briliont tidak main-main ketika mendesain jamnya ini. Berkarakter? Yes. Sporty? Banget. And last but not least, it's versatile! Bisa dipakai dengan outfit formal maupun kasual. Soldat Watch Didirikan oleh Jesse Prawiro di Jakarta pada tahun 2014, Soldat Watch berupaya untuk membuat jam tangan lokal dengan desain dan kualitas tertinggi. Dalam koleksi pertamanya, yaitu Promessa, Soldat menghadirkan 1 jenis jam tangan dengan fungsi chronograph, serta 3 varian warna (red comet, green forty nine dan true blue) dengan spesifikasi ukuran berdiameter 42 mm serta ketebalan 14 mm. Adapun untuk movementnya, Promessa memilih untuk menggunakan mesin SII NE-88 Automatic chronograph. Dari segi desain, menurut saya Promessa sangat kontemporer, cocok di lengan masyarakat umum karena ukurannya yang pas dan kegunaannya yang sangat utilitarian. Oh ya, semua jam tangan Soldat juga didesain di Swiss lalu diproduksi, dirakit dan diperiksa di Jepang lho. Jadi kebayang kan untuk kualitasnya sudah tidak bisa diragukan lagi nih... Lima Watch Next up is the renowned Lima Watch brand, yang juga sempat mengeluarkan lini jam terbarunya yang ga kalah gokil dari brand-brand independent luar negeri. Lima Watch sendiri didirikan pada tahun 2014 oleh desainer muda bernama Herman Tantriady, dan telah berkolaborasi dengan banyak desainer dan brand lokal maupun internasional. Baru-baru ini, Lima Watch menerima penghargaan 2020 Indonesia Good Design Selection Award melalui lini produk terbarunya, yaitu Meca 01. Menurut saya pribadi, Meca 01 sendiri merupakan sebuah terobosan baru di dunia horologi yang menarik perhatian banyak watch enthusiasts. Kenapa? Simple, desainnya yang sangat unik terinspirasi dari tin toys ditambah dengan konstruksi jam tangannya yang berkualitas menggunakan Seiko NH35 Automatic Movement. Meca 01 isn't your ordinary timepiece, and for that sole reason I find it utterly collectible! Nah, kira-kira kalau buat kalian, mana brand lokal jam tangan yang paling oke? Let's converse! Atau jika kalian tahu atau menemukan brand lokal lain yang ga kalah keren, do share it with me by filling in the comment section below. Thank you for reading and cheers to many more local brands out there! Kwon. IG. @nextofkin.id
3 Brand Jam Tangan Lokal yang Perlu Anda Ketahui! content media
9
7
150
Kwon
Elite
Elite
Jul 06, 2021
In UNIVERSAL GENEVE
[Personal Opinion] Universal Genève Polerouter merupakan koleksi jam tangan yang sangat istimewa karena dua hal, yakni: relevansi terhadap sejarahnya yang kental (historical relevance), serta desainnya yang sangat abadi dan tidak lekang oleh waktu (timeless design). Di artikel ini, saya Kwon dari Next of Kin (@nextofkin.id) akan membagikan sedikit cerita di balik jam tangan ikonik di era pertengahan abad ke-20 tersebut... THE HISTORY Pada tanggal 15 November 1954, SAS, sebuah akronim dari Scandinavian Airline Systems, membuka rute penerbangan komersil baru antara New York/Los Angeles di Amerika dan Kopenhagen di Denmark. Rute penerbangan terbaru ini memakan waktu hanya 22 jam dan memangkas lebih dari 14 jam rute penerbangan lamanya, sehingga membuat perjalanan udara dari Amerika ke Eropa Utara semakin efisien. Berbeda dengan rute sebelumnya, di rute penerbangan baru ini pesawat harus terbang melewati kutub utara yang memiliki daya magnet sangat tinggi. Hal ini menjadi sebuah tantangan besar karena daya magnet yang tinggi dapat menggangu mesin dan akurasi jam tangan yang notabene digunakan sebagai indikator utama penghitung waktu. THE DESIGNER Dalam saat yang bersamaan, SAS merekrut desainer muda bernama Gérald Genta yang masih berumur 23 tahun untuk membantu membuat dan mendesain jam khusus perayaan spesial tersebut. Adapun jam tangan ini diberi nama 'Polarouter' sebelum diubah menjadi 'Polerouter' pada tahun 1955. Ini merupakan jam pertama yang Genta desain, sebelum Ia menjadi lebih terkenal dengan 2 jam buatannya yang lain, seperti: Patek Philippe Nautilus dan Audemars Piguet Royal Oak. THE MOVEMENTS Seperti yang sudah bisa ditebak, Polerouter dibuat dengan fitur anti magnet, dan awalnya dibuat menggunakan mesin bumper movement cal. 138SS, sebelum berubah dan menggunakan mesin microtor yang dimulai dari cal. 215, cal. 218, cal 69 lalu cal. 72. Jika kalian ada yang merasa bingung dengan banyaknya movement ini, tunggu sampai kalian tahu berapa banyak jenis eksekusi, nomor reference dan varian Pola dan Polerouter yang ada di luar sana... THE MODELS & REFERENCE NUMBERS Sejak dirilis pada tahun 1954, terdapat 13 model varian Polerouter dan lebih dari 1000 eksekusi dan reference number-nya. Setiap model memiliki keunikan serta ciri khas desainnya tersendiri dan masing-masing nomor reference memiliki perbedaan parts yang digunakan, entah di bagian hands, jenis dan warna case, jenis lugs, jenis dial, letak nomor reference, dan masih banyak lainnya. Modelnya sendiri terdiri dari beberapa jenis, antara lain seperti: Polarouter, Polerouter Date, Polerouter NS, Polerouter Sub, Polerouter III, Polerouter Compact, Polerouter Electric, Polerouter Jet, Polerouter Geneve, Polerouter Super, Polerouter De Luxe, Polerouter Day-Date dan Railrouter. Jadi, apa pendapat kalian tentang jam tangan Universal Gèneve Polerouter buatan Gérald Genta? Yay or Nay? 👍 or 👎? See you in the next Polerouter articles! Kwon. IG. @nextofkin.id Source : Hodinkee, universalgenevepolerouter.com
Universal Genève Polerouter dan Apa yang Membuat Jam Ini Sangat Istimewa content media
9
0
76

Kwon

Elite
+4
More actions